Description
Tidak semua luka terlihat. Tidak semua racun berwujud. Ada racun yang paling berbahaya karena ia tidak menyerang tubuh, tetapi menyerang pikiran. Racun itu bernama mindset toksik.
Mindset toksik membuat seseorang mudah putus asa, mudah iri, mudah marah, sulit bersyukur, dan selalu merasa hidupnya kurang. Ia membangun narasi gelap dalam batin: merasa gagal, merasa tidak layak, merasa dunia tidak adil, bahkan merasa jauh dari Allah. Tanpa disadari, mindset toksik perlahan merusak ketenangan jiwa, menghancurkan hubungan sosial, menghambat rezeki, dan mematikan semangat hidup.
Buku “Terapi Qurani: Mindset Toksik dalam Diri” hadir sebagai panduan reflektif sekaligus praktis untuk mengenali, memahami, dan menyembuhkan racun pikiran tersebut melalui pendekatan Al-Qur’an dan Sunnah.
Di dalam buku ini, pembaca diajak melakukan perjalanan batin: mulai dari memahami akar mindset toksik, mengenali bentuk-bentuknya dalam kehidupan sehari-hari, hingga memahami dampaknya terhadap iman dan mental. Tidak berhenti di sana, buku ini juga menawarkan terapi Qurani yang aplikatif melalui dzikir, shalat, tilawah, syukur, sabar, taubat, muhasabah, serta latihan harian yang membangun mindset sehat.
Buku ini menegaskan bahwa ketenangan bukan milik orang yang hidup tanpa masalah, tetapi milik orang yang mampu memandang masalah dengan iman.
Karena ketika pikiran kembali kepada Allah, jiwa akan kembali menemukan cahaya.





Reviews
There are no reviews yet.