Mikologi Pertanian

Mikologi Pertanian

Rp73.000,00

Buku ini disusun sebagai sarana untuk memperluas pemahaman tentang biodiversitas, biologi, ekologi, taksonomi, jamur dan mikroorganisme mirip jamur serta peranannya dalam bidang pertanian. Pengetahuan tentang mikologi pertanian dapat menjadi kunci dalam pemanfaatan dan pengelolaan jamur guna mendukung pertanian berkelanjutan.
Dalam bidang pertanian, jamur memiliki peran yang sangat penting karena berfungsi sebagai pengurai utama bahan organik yang mengembalikan unsur hara ke dalam tanah serta menjaga keseimbangan siklus hara. Jamur juga berperan sebagai agens bioremediasi yang dapat memperbaiki kualitas tanah dan air dari berbagai polutan. Interaksi mutualistik antara jamur mikoriza dan tanaman membantu sistem perakaran dalam meningkatkan penyerapan air dan unsur hara. Selain perannya yang menguntungkan, jamur juga dapat bertindak sebagai patogen tanaman yang menurunkan hasil panen, baik secara kuantitatif maupun kualitatif. Pemanfaatan jamur yang ber- peran sebagai musuh alami atau bersifat antagonistik terhadap patogen merupakan salah satu pendekatan pengendalian secara biologi penyakit tanaman.

Kemajuan riset di bidang mikologi pertanian dapat meningkatkan pemahaman yang mendalam mengenai keanekaragaman dan fungsi ekologis jamur serta mendorong lahirnya inovasi yang membuka peluang baru dalam pemanfaatan jamur sebagai agen pengendali hayati, dekomposer, maupun sumber senyawa bioaktif bernilai tinggi yang mendukung sistem pertanian berkelanjutan.

Category:

Buku ini disusun sebagai sarana untuk memperluas pemahaman tentang biodiversitas, biologi, ekologi, taksonomi, jamur dan mikroorganisme mirip jamur serta peranannya dalam bidang pertanian. Pengetahuan tentang mikologi pertanian dapat menjadi kunci dalam pemanfaatan dan pengelolaan jamur guna mendukung pertanian berkelanjutan.
Dalam bidang pertanian, jamur memiliki peran yang sangat penting karena berfungsi sebagai pengurai utama bahan organik yang mengembalikan unsur hara ke dalam tanah serta menjaga keseimbangan siklus hara. Jamur juga berperan sebagai agens bioremediasi yang dapat memperbaiki kualitas tanah dan air dari berbagai polutan. Interaksi mutualistik antara jamur mikoriza dan tanaman membantu sistem perakaran dalam meningkatkan penyerapan air dan unsur hara. Selain perannya yang menguntungkan, jamur juga dapat bertindak sebagai patogen tanaman yang menurunkan hasil panen, baik secara kuantitatif maupun kualitatif. Pemanfaatan jamur yang ber- peran sebagai musuh alami atau bersifat antagonistik terhadap patogen merupakan salah satu pendekatan pengendalian secara biologi penyakit tanaman.

Kemajuan riset di bidang mikologi pertanian dapat meningkatkan pemahaman yang mendalam mengenai keanekaragaman dan fungsi ekologis jamur serta mendorong lahirnya inovasi yang membuka peluang baru dalam pemanfaatan jamur sebagai agen pengendali hayati, dekomposer, maupun sumber senyawa bioaktif bernilai tinggi yang mendukung sistem pertanian berkelanjutan.

Reviews

There are no reviews yet.

Be the first to review “Mikologi Pertanian”

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top