Buku ini menelusuri jejak perjumpaan antara tradisi liturgi dan budaya lokal dalam sebuah wilayah kepulauan yang kaya akan kearifan warisan leluhur. Melalui pendekatan historis, teologis-liturgis, dan antropologis, pembaca diajak memahami bagaimana praktik-praktik keagamaan menyatu secara halus dengan adat dan simbol-simbol budaya masyarakat setempat.
Setiap bab menghadirkan potret transformasi: dari upacara keagamaan yang awalnya asing menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari komunitas. Dialog antara ritus liturgi dan ekspresi budaya lokal membuka ruang bagi pemahaman baru tentang iman, identitas, dan kebersamaan dalam kehidupan spiritual. Buku ini sekaligus menjadi refleksi atas dinamika pewartaan yang tidak memaksakan, tetapi justru menyatu dan menghargai nilai-nilai lokal.
Lebih dari sekadar catatan sejarah, buku ini merupakan narasi perjalanan panjang sebuah proses inkulturasi yang hidup dan terus berkembang, menghadirkan wajah liturgi yang lebih membumi dan bermakna.






Reviews
There are no reviews yet.