Membangun Budaya Aman di Puskesmas: Persepsi dan Kepatuhan Tenaga Kesehatan terhadap K3

Membangun Budaya Aman di Puskesmas: Persepsi dan Kepatuhan Tenaga Kesehatan terhadap K3

Rp640.000,00

Buku “Membangun Budaya Aman di Puskesmas: Persepsi dan Kepatuhan Tenaga Kesehatan terhadap K3” mengkaji secara komprehensifpentingnya penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja serta Keselamatan Pasien (K3) dalam konteks pelayanan kesehatan tingkat pertama. Puskesmas sebagai garda terdepan layanan kesehatan memiliki berbagai potensi risiko kerja, baik fisik, biologis, kimia, maupun psikososial, yang menuntut adanya budaya aman yang kuat dan berkelanjutan di kalangan tenaga kesehatan.

Melalui pendekatan teoritis dan empiris, buku ini membahas bagaimana persepsi tenaga kesehatan terhadap K3 memengaruhi sikap dan tingkat kepatuhan mereka dalam menerapkan standar dan prosedur keselamatan kerja. Berbagai faktor yang memengaruhi pembentukan budaya aman-seperti kepemimpinan, komunikasi, pengetahuan, pelatihan, dan sistem pelaporan insiden-diuraikan secara sistematis dan mudah dipahami. Studi kasus dan hasil penelitian lapangan turut disajikan untuk memberikan gambaran nyata praktik K3 di Puskesmas.

Buku ini ditujukan bagi tenaga kesehatan, pimpinan Puskesmas, akademisi, mahasiswa, serta pengambil kebijakan di bidang kesehatan sebagai referensi dalam meningkatkan kualitas pelayanan yang aman dan bermutu. Dengan membangun budaya aman yang berbasis persepsi positif dan kepatuhan yang konsisten, diharapkan Puskesmas mampu melindungi tenaga kesehatan sekaligus meningkatkan keselamatan dan kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan primer..

Category:

Buku “Membangun Budaya Aman di Puskesmas: Persepsi dan Kepatuhan Tenaga Kesehatan terhadap K3” mengkaji secara komprehensifpentingnya penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja serta Keselamatan Pasien (K3) dalam konteks pelayanan kesehatan tingkat pertama. Puskesmas sebagai garda terdepan layanan kesehatan memiliki berbagai potensi risiko kerja, baik fisik, biologis, kimia, maupun psikososial, yang menuntut adanya budaya aman yang kuat dan berkelanjutan di kalangan tenaga kesehatan.

Melalui pendekatan teoritis dan empiris, buku ini membahas bagaimana persepsi tenaga kesehatan terhadap K3 memengaruhi sikap dan tingkat kepatuhan mereka dalam menerapkan standar dan prosedur keselamatan kerja. Berbagai faktor yang memengaruhi pembentukan budaya aman-seperti kepemimpinan, komunikasi, pengetahuan, pelatihan, dan sistem pelaporan insiden-diuraikan secara sistematis dan mudah dipahami. Studi kasus dan hasil penelitian lapangan turut disajikan untuk memberikan gambaran nyata praktik K3 di Puskesmas.

Buku ini ditujukan bagi tenaga kesehatan, pimpinan Puskesmas, akademisi, mahasiswa, serta pengambil kebijakan di bidang kesehatan sebagai referensi dalam meningkatkan kualitas pelayanan yang aman dan bermutu. Dengan membangun budaya aman yang berbasis persepsi positif dan kepatuhan yang konsisten, diharapkan Puskesmas mampu melindungi tenaga kesehatan sekaligus meningkatkan keselamatan dan kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan primer..

Reviews

There are no reviews yet.

Be the first to review “Membangun Budaya Aman di Puskesmas: Persepsi dan Kepatuhan Tenaga Kesehatan terhadap K3”

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top