Description
Buku ini berisi kisah pengalaman hidup seorang anak dari pedalaman terpencil Jimiri, Nduga, Papua. Seorang anak pedalaman yang berusaha menulis buku di tengah prosesnya menimba air ilmu di bangku SMTK Bisi Sesawi Wamena. Meskipun pengalaman menulisnya masih terbatas, ia tetap bertahan. Ia berjuang menghadapi setiap rintangan dan tantangan dalam perjalanan hidupnya demi terus menempuh pendidikan sekaligus menulis. Ia menyadari bahwa setiap manusia lahir dari kisah hidup yang berbeda, sehingga kisah tersebut perlu dibagikan melalui tulisan. Karena itu, ia menulis apa yang dilihat, dirasakan, diikuti, dan disaksikan sejak SD, SMP, hingga SMA, sebab baginya menulis sangat penting agar semua generasi dapat membaca dan belajar darinya.
Penulis adalah anak petani yang ingin mendorong generasi agar mampu belajar dalam segala kekurangan. Baginya, menulis bukan akhir dari segalanya, melainkan awal untuk melangkah maju meski penuh keterbatasan. Memulai sesuatu memang tidak mudah karena banyak hambatan dan rintangan yang dapat melemahkan semangat. Namun, penulis tetap menuliskan dan menggambarkan perjalanan hidupnya dengan tangannya sendiri sebagai bentuk perjuangan dan harapan. Ia percaya bahwa “Kesuksesan adalah hasil dari usaha- usaha kecil yang diulang-ulang setiap hari” (Robert Collier).
Buku ini diharapkan bermanfaat bagi setiap generasi, menjadi kekuatan untuk tetap melangkah di tengah segala keterbatasan, terutama bagi anak-anak pedalaman yang berasal dari keluarga petani yang kerap merasa takut bersaing dengan anak-anak kota yang berlatar belakang keluarga pejabat.





Reviews
There are no reviews yet.