Di tengah derasnya arus postmodernisme, banyak pemimpin gereja menghadapi tekanan dan godaan yang menggeser fokus pelayanan: orientasi pada jabatan, popularitas, pengaruh sosial, dan pencapaian material. Pergeseran ini tidak hanya melahirkan krisis identitas dan integritas, tetapi juga menyebabkan krisis legitimasi.
Buku dengan judul Kepemimpinan Sang Gembala: Fondasi dan Strategi Penggembalaan di Era Postmodern hadir sebagai respons atas situasi tersebut. Melalui kajian mendalam mengenai kepemimpinan Yesus dalam Injil Yohanes, buku ini menuntun para pemimpin Kristen untuk kembali kepada model kepemimpinan yang alkitabiah.
Melalui pendekatan teologis yang kuat, analisis yang jelas, dan penerapan yang praktis, buku ini menawarkan:
- Fondasi teologis kepemimpinan Yesus yang kokoh dan relevan.
- Model kepemimpinan Yesus: relasional, pastoral, dan servant leadership sebagai teladan bagi pemimpin gereja masa kini.
- Strategi penggembalaan yang kontekstual, khususnya dalam menghadapi tantangan dan dinamika era postmodern.
- Refleksi dan panduan praktis bagi para pemimpin gereja, majelis, pelayan, dan pembina jemaat.
Buku ini adalah undangan untuk kembali pulang kepada panggilan sejati seorang pemimpin sesuai teladan Sang Gembala Agung. Karena itu, ini adalah sebuah buku yang penting bagi:
- Gembala Jemaat dan pelayan gereja
- Mahasiswa dan dosen teologi
- Kaum awam yang rindu memahami esensi kepemimpinan Kristen
- Setiap pemimpin yang ingin memimpin dengan hati, bukan sekadar jabatan.
“Kepemimpinan Sejati adalah perjumpaan antara kasih dan pengorbanan.”






Reviews
There are no reviews yet.