Description
Di banyak meja makan di negeri ini, selalu ada satu piring yang isinya paling sedikit dan itu biasanya milik ibu. Ia tidak pernah mengeluh, tidak pernah meminta lebih, hanya memberi, bahkan dari apa yang tersisa.
Ardan, pemuda idealis yang larut dalam ambisi dan rutinitas kota, terpaksa pulang ke rumah masa kecilnya. Di sana, di meja makan yang sunyi, kepala ikan di piring ibunya kembali mengingatkannya: bahwa cinta seorang ibu sering hadir dalam bentuk paling sederhana, dan paling menyayat.
Buku ini ditulis untuk mereka yang pernah lupa: bahwa di balik keberhasilan kita hari ini, ada sosok yang diam-diam memotong bagian terbaik dari hidupnya dan menyajikannya untuk kita.
Sebuah kisah yang akan menampar hatimu dengan lembut, mengajakmu pulang, bukan hanya ke rumah, tapi ke hati seorang ibu.





Reviews
There are no reviews yet.