Buku ajar “Prosedur Pemeriksaan Laboratorium pada Kandidiasis Invasif” memberikan panduan praktis bagimahasiswa, tenaga laboratorium, dan klinisi untuk memahami kandidiasis invasif, infeksi Candida yang menyebar ke darah maupun organ dalam serta urgensi diagnosis cepat untuk pemilihan terapi antijamur yang tepat. Bab pendahuluan dan tinjauan pustaka merangkum epidemiologi, spesies penyebab utama, karakteristik dan morfologi Candida spp., faktor virulensi, faktor risiko, patogenesis, serta manifestasi klinis yang kerap tidak spesifik. Selanjutnya buku memfokuskan langkah pemeriksaan laboratorium: penanganan spesimen, pemeriksaan mikroskopis melalui KOH, pewarnaan Gram, dan Calcofluor White; identifikasi konvensional seperti uji germ tube; serta kultur sebagai baku emas menggunakan media SDA, agar darah, CHROM agar, corn meal agar, dan kultur darah. Bagian non-kultur membahas biomarker serum (β-D-glukan, mannan/anti-mannan, dan CAGTA) serta pemeriksaan biologi molekuler termasuk PCR dan T2-Candida untuk deteksi cepat. Buku juga mengulas uji kepekaan antijamur (MIC, breakpoint CLSI/EUCAST), prinsip pengendalian mutu, interpretasi hasil dalam konteks klinis, serta ringkasan tata laksana: kelas obat antijamur, penggunaan Skor Candida, dan pendekatan pemilihan terapi serta kontrol sumber infeksi. Dengan penyajian sistematis, ilustrasi prosedur, dan penekanan pada keterbatasan tiap metode (sensitivitas, spesifisitas, serta potensi hasil positif/negatif palsu), buku ini membantu pembaca memilih pemeriksaan yang sesuai, mempercepat keputusan klinis, dan meningkatkan mutu layanan mikrobiologi klinik di berbagai fasilitas kesehatan.
Prosedur Pemeriksaan Laboratorium pada Kandidiasis Invasif
Prosedur Pemeriksaan Laboratorium pada Kandidiasis Invasif
Rp48.000,00
Buku ajar “Prosedur Pemeriksaan Laboratorium pada Kandidiasis Invasif” memberikan panduan praktis bagimahasiswa, tenaga laboratorium, dan klinisi untuk memahami kandidiasis invasif, infeksi Candida yang menyebar ke darah maupun organ dalam serta urgensi diagnosis cepat untuk pemilihan terapi antijamur yang tepat. Bab pendahuluan dan tinjauan pustaka merangkum epidemiologi, spesies penyebab utama, karakteristik dan morfologi Candida spp., faktor virulensi, faktor risiko, patogenesis, serta manifestasi klinis yang kerap tidak spesifik. Selanjutnya buku memfokuskan langkah pemeriksaan laboratorium: penanganan spesimen, pemeriksaan mikroskopis melalui KOH, pewarnaan Gram, dan Calcofluor White; identifikasi konvensional seperti uji germ tube; serta kultur sebagai baku emas menggunakan media SDA, agar darah, CHROM agar, corn meal agar, dan kultur darah. Bagian non-kultur membahas biomarker serum (β-D-glukan, mannan/anti-mannan, dan CAGTA) serta pemeriksaan biologi molekuler termasuk PCR dan T2-Candida untuk deteksi cepat. Buku juga mengulas uji kepekaan antijamur (MIC, breakpoint CLSI/EUCAST), prinsip pengendalian mutu, interpretasi hasil dalam konteks klinis, serta ringkasan tata laksana: kelas obat antijamur, penggunaan Skor Candida, dan pendekatan pemilihan terapi serta kontrol sumber infeksi. Dengan penyajian sistematis, ilustrasi prosedur, dan penekanan pada keterbatasan tiap metode (sensitivitas, spesifisitas, serta potensi hasil positif/negatif palsu), buku ini membantu pembaca memilih pemeriksaan yang sesuai, mempercepat keputusan klinis, dan meningkatkan mutu layanan mikrobiologi klinik di berbagai fasilitas kesehatan.






Reviews
There are no reviews yet.