Teknologi Hayati: Sistem Pertanian Berkelanjutan mengulas peran penting bioteknologi dalam menjawab tantangan pertanian modern, seperti degradasi tanah, perubahan iklim, dan meningkatnya kebutuhan pangan. Buku ini memaparkan perkembangan teknologi hayati dari masa awal fermentasi hingga era rekayasa genetika dan bioteknologi modern yang memungkinkan pengembangan tanaman tahan hama, efisiensi penggunaan air dan pupuk, serta peningkatan kualitas gizi hasil pertanian.
Pembahasan diperkuat dengan aplikasi nyata teknologi hayati dalam pengelolaan tanah, termasuk pemanfaatan mikroorganisme seperti Rhizobium, Bacillus, dan jamur mikoriza untuk meningkatkan kesuburan dan kesehatan tanah. Selain itu, buku ini mengupas penggunaan biopestisida, bioherbisida, biofertilizer, serta teknik bioremediasi sebagai solusi ramah lingkungan pengganti bahan kimia sintetis. Pembaca juga diperkenalkan pada praktik konservasi tanah dan contoh implementasi pertanian berkelanjutan di Indonesia, seperti agroforestry dan pertanian organik.
Secara ringkas, buku ini menjadi rujukan komprehensif bagi mahasiswa, praktisi, dan pemerhati pertanian yang ingin memahami bagaimana teknologi hayati dapat memperkuat sistem pertanian yang produktif, efisien, dan ramah lingkungan demi keberlanjutan pangan di masa depan.






Reviews
There are no reviews yet.