Buku ajar Prosedur Pemeriksaan Laboratorium untuk Mendeteksi Haemophilus influenzae dibuat sebagai pegangan praktis untuk mahasiswa, analis lab, dan klinisi agar bisa mengenali kuman ini dengan cepat dan tepat. Di bagian awal, buku menjelaskan gambaran umum H. influenzae: sejarah singkat, klasifikasi (serotipe a–f dan NTHi), cara penularan lewat droplet, bentuk kuman yang khas, serta faktor yang membuatnya “kuat” menimbulkan infeksi seperti kapsul, adhesin, dan IgA protease. Selanjutnya, pembaca diajak memahami bagaimana kuman ini menyebabkan penyakit dan apa saja infeksi yang sering muncul mulai dari otitis media, sinusitis, pneumonia, hingga kasus berat seperti meningitis dan epiglotitis. Bagian paling penting adalah langkah-langkah pemeriksaan di laboratorium: Pemilihan dan penanganan spesimen yang benar, pemeriksaan Gram, kultur di agar cokelat, cara membaca koloni, hingga uji konfirmasi seperti kebutuhan faktor X/V dan uji porfirin. Buku juga membahas metode modern seperti MALDI-TOF, deteksi antigen, dan PCR untuk kasus sulit atau pasien yang sudah terlanjur minum antibiotik. Di akhir, buku menekankan isu resistensi (misalnya β-laktamase), tips menghindari salah identifikasi, pentingnya QC, serta pelaporan hasil yang cepat agar terapi pasien lebih tepat.
Prosedur Pemeriksaan Laboratorium untuk Mendeteksi Haemophilus influenzae
Prosedur Pemeriksaan Laboratorium untuk Mendeteksi Haemophilus influenzae
Rp54.000,00
Buku ajar Prosedur Pemeriksaan Laboratorium untuk Mendeteksi Haemophilus influenzae dibuat sebagai pegangan praktis untuk mahasiswa, analis lab, dan klinisi agar bisa mengenali kuman ini dengan cepat dan tepat. Di bagian awal, buku menjelaskan gambaran umum H. influenzae: sejarah singkat, klasifikasi (serotipe a–f dan NTHi), cara penularan lewat droplet, bentuk kuman yang khas, serta faktor yang membuatnya “kuat” menimbulkan infeksi seperti kapsul, adhesin, dan IgA protease. Selanjutnya, pembaca diajak memahami bagaimana kuman ini menyebabkan penyakit dan apa saja infeksi yang sering muncul mulai dari otitis media, sinusitis, pneumonia, hingga kasus berat seperti meningitis dan epiglotitis. Bagian paling penting adalah langkah-langkah pemeriksaan di laboratorium: Pemilihan dan penanganan spesimen yang benar, pemeriksaan Gram, kultur di agar cokelat, cara membaca koloni, hingga uji konfirmasi seperti kebutuhan faktor X/V dan uji porfirin. Buku juga membahas metode modern seperti MALDI-TOF, deteksi antigen, dan PCR untuk kasus sulit atau pasien yang sudah terlanjur minum antibiotik. Di akhir, buku menekankan isu resistensi (misalnya β-laktamase), tips menghindari salah identifikasi, pentingnya QC, serta pelaporan hasil yang cepat agar terapi pasien lebih tepat.






Reviews
There are no reviews yet.