PGLII dalam Usia 55 Merajut Kesatuan Injili untuk Menuju Indonesia Emas 2045: Dari Fragmentasi Menuju Kontribusi Nyata Sinode dan Lembaga bagi Bangsa dan Kerajaan Allah (Refleksi PGLII Jawa Timur)

Rp250.000,00

TENTANG BUKU INI

Memasuki usia 55 tahun, PGLII (Persekutuan Gereja-Gereja dan Lembaga-Lembaga Injili Indonesia) berdiri di sebuah titik penting dalam sejarah perjalanannya, sebuah momen untuk merefleksikan masa lalu, memahami realitas masa kini, dan menatap masa depan dengan visi yang Allah percayakan.
Buku ini merupakan refleksi PGLII Jawa Timur yang menggali perjalanan, tantangan, fragmentasi, dan peluang yang dihadapi oleh sinode dan lembaga injili. Lebih dari itu, buku ini menawarkan arah baru: bagaimana merajut kesatuan injili, memperkuat kolaborasi, dan menghadirkan kontribusi nyata bagi bangsa Indonesia dan Kerajaan Allah.
Dengan semangat Indonesia Emas 2045, buku ini mengajak setiap gereja, sinode, dan lembaga injili untuk bangkit bersama, meninggalkan ego sektoral, dan melangkah dalam kesatuan untuk membawa terang Injil ke tengah-tengah masyarakat, bangsa, dan dunia.
Mari bersama, dari fragmentasi menuju kontribusi nyata!

REFLEKSI PGLII JAWA TIMUR

“Kesatuan bukan berarti keseragaman, tetapi harmoni dalam perbedaan untuk mewujudkan misi Allah yang lebih besar bagi bangsa dan dunia.”

Category:

Description

TENTANG BUKU INI

Memasuki usia 55 tahun, PGLII (Persekutuan Gereja-Gereja dan Lembaga-Lembaga Injili Indonesia) berdiri di sebuah titik penting dalam sejarah perjalanannya, sebuah momen untuk merefleksikan masa lalu, memahami realitas masa kini, dan menatap masa depan dengan visi yang Allah percayakan.
Buku ini merupakan refleksi PGLII Jawa Timur yang menggali perjalanan, tantangan, fragmentasi, dan peluang yang dihadapi oleh sinode dan lembaga injili. Lebih dari itu, buku ini menawarkan arah baru: bagaimana merajut kesatuan injili, memperkuat kolaborasi, dan menghadirkan kontribusi nyata bagi bangsa Indonesia dan Kerajaan Allah.
Dengan semangat Indonesia Emas 2045, buku ini mengajak setiap gereja, sinode, dan lembaga injili untuk bangkit bersama, meninggalkan ego sektoral, dan melangkah dalam kesatuan untuk membawa terang Injil ke tengah-tengah masyarakat, bangsa, dan dunia.
Mari bersama, dari fragmentasi menuju kontribusi nyata!

REFLEKSI PGLII JAWA TIMUR

“Kesatuan bukan berarti keseragaman, tetapi harmoni dalam perbedaan untuk mewujudkan misi Allah yang lebih besar bagi bangsa dan dunia.”

Reviews

There are no reviews yet.

Be the first to review “PGLII dalam Usia 55 Merajut Kesatuan Injili untuk Menuju Indonesia Emas 2045: Dari Fragmentasi Menuju Kontribusi Nyata Sinode dan Lembaga bagi Bangsa dan Kerajaan Allah (Refleksi PGLII Jawa Timur)”

Your email address will not be published. Required fields are marked *